Cara tim bekerja dan cara guru mengajar terus berevolusi, dan papan tulis konvensional mulai dianggap kurang relevan untuk mendukung kolaborasi yang interaktif. Samsung Interactive Display, yang dikenal dengan lini Flip, hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut — menggabungkan fungsi papan tulis, layar presentasi, dan perangkat kolaborasi digital dalam satu unit.
Dengan layar sentuh resolusi tinggi, pengguna dapat menulis, menggambar, dan memberi anotasi langsung di layar menggunakan stylus maupun jari, menyerupai pengalaman menulis di papan tulis namun dengan keunggulan digital seperti undo, simpan, dan bagikan hasil tulisan secara instan. Hasil diskusi atau brainstorming yang biasanya hilang begitu papan tulis dihapus, kini dapat disimpan dan dibagikan ke seluruh peserta hanya dengan beberapa ketukan.
Di ruang meeting korporat, perangkat ini memungkinkan presentasi, video conference, dan kolaborasi dokumen berjalan dalam satu layar yang sama, mengurangi kebutuhan banyak perangkat terpisah. Sementara di lingkungan pendidikan, guru dapat menghadirkan materi pelajaran yang lebih interaktif, melibatkan siswa secara langsung melalui layar, serta mengintegrasikan konten multimedia dengan mudah.
Konektivitas juga menjadi nilai tambah utama — pengguna dapat menghubungkan laptop, smartphone, atau tablet secara wireless untuk menampilkan konten ke layar tanpa kabel tambahan, mempercepat transisi antar sesi presentasi maupun diskusi.
Bagi perusahaan maupun institusi pendidikan yang ingin meningkatkan kualitas kolaborasi dan pembelajaran di ruang meeting atau kelas, Samsung Interactive Display menjadi investasi yang relevan untuk mendukung cara kerja dan belajar yang lebih modern dan interaktif.
Rekomendasi Featured Image:
Foto suasana ruang meeting atau kelas dengan beberapa orang berinteraksi di depan layar — idealnya menunjukkan momen menulis/menggambar di layar atau diskusi sambil menghadap layar. Pilih foto dengan pencahayaan ruangan natural dan ekspresi yang terlihat kolaboratif (bukan satu orang presentasi formal), untuk menekankan kesan “kolaborasi”, bukan sekadar “presentasi”.